Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ribuan Pelajar Adu Skill di Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Siapa Juara?

    Oktober 12, 2026

    RSUD Tjitrowardojo Purworejo Buka 83 Formasi, Pendaftaran Dimulai 11 Oktober

    Oktober 7, 2026

    Gaya Unik Pejabat Publik: Ketua DPRD Purworejo Tunaryo Mulai Aktif Main TikTok

    Oktober 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Lensa Republik
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Tentang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Subscribe
    • Nasional
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Olahraga
    • Tokoh
    • Politik
    • Tentang
    Lensa Republik
    Home»Nasional»Gus Nemi Buka Suara: Muktamar NU Harus Dipercepat untuk Hentikan Kegaduhan
    Nasional

    Gus Nemi Buka Suara: Muktamar NU Harus Dipercepat untuk Hentikan Kegaduhan

    redaksiBy redaksiDesember 26, 2025Updated:Desember 26, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read0 Views
    Share Facebook Bluesky Pinterest Threads Telegram Twitter Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Add as Preferred on Google Google News Flipboard
    Share
    Facebook Pinterest Bluesky Threads Email Copy Link

    Jakarta, LensaRepublik.com – Dorongan untuk mempercepat pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) terus bergulir di tengah dinamika internal organisasi. Nemi Mu’tasim Billah, atau Gus Nemi Buntet, menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan yang telah disepakati dalam forum PP Lirboyo, yang salah satunya mendorong percepatan muktamar sebagai jalan keluar dari konflik yang berlarut-larut.

    Menurut Gus Nemi, penundaan penyelesaian konflik internal berisiko menimbulkan kegaduhan berkepanjangan, baik di tingkat struktural maupun di kalangan warga nahdliyin. Ia menilai polemik yang terus bergulir di ruang publik dapat menggerus kepercayaan jamaah terhadap kepemimpinan NU.

    “Kalau persoalan ini dibiarkan berlarut-larut, kegaduhan akan muncul di mana-mana. Dampaknya bukan hanya ke pengurus, tapi juga ke basis jamaah,” ujar Gus Nemi, Jum’at 26/12.

    Ia menegaskan, percepatan muktamar bukan sekadar urusan teknis organisasi, melainkan langkah strategis untuk memulihkan stabilitas jam’iyyah. Sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, NU memiliki tanggung jawab sosial yang besar. Konflik internal yang berkepanjangan, menurutnya, justru berpotensi mengaburkan agenda utama NU dalam melayani umat.

    Dalam pandangan Gus Nemi, islah menjadi pendekatan paling rasional dan bermartabat. NU, kata dia, dibangun di atas tradisi musyawarah dan kebijaksanaan para ulama. Karena itu, penyelesaian konflik seharusnya mengedepankan rekonsiliasi, bukan mempertajam perbedaan.

    “Islah itu bukan tanda kelemahan. Justru itu cara paling dewasa untuk menjaga keutuhan NU,” katanya.

    Gus Nemi juga menyoroti pentingnya sikap kenegarawanan menjelang muktamar. Ia berpandangan akan lebih bijak apabila figur-figur yang saat ini berada dalam pusaran konflik tidak kembali mencalonkan diri sebagai Ro’is ‘Aam maupun Ketua Tanfidziyah PBNU. Langkah tersebut dinilai dapat menurunkan tensi politik internal dan membuka ruang bagi regenerasi kepemimpinan.

    “NU tidak kekurangan kader. Banyak tokoh yang mumpuni dan memiliki integritas, tanpa membawa beban konflik seperti sekarang,” ujarnya.

    Ia menambahkan, regenerasi kepemimpinan penting agar NU tidak terjebak dalam konflik personal yang berulang. Menurutnya, keberlanjutan organisasi jauh lebih penting dibanding ambisi individu atau kelompok tertentu.

    Dalam keterangannya, Gus Nemi turut mengingatkan pesan para kiai sepuh mengenai karakter khas NU. Ia menyebut istilah malati, sebuah ungkapan yang di kalangan pesantren dimaknai sebagai isyarat bahwa NU memiliki mekanisme penjaga moral dan spiritual.

    “Para kiai sepuh selalu mengingatkan, NU itu malati. Artinya, NU ada yang menjaga. Kalau ada niat yang tidak baik terhadap NU, biasanya akan ada peringatan,” tuturnya.

    Gus Nemi berharap kepengurusan NU yang lahir dari muktamar mendatang benar-benar mengedepankan kejujuran dan perjuangan untuk umat. Ia mengingatkan agar NU tidak bergeser menjadi ruang perebutan kepentingan pribadi atau sarana memperkaya diri.

    “Kepengurusan ke depan harus fokus pada khidmah umat. Bukan memperbesar kekuasaan, apalagi memperkaya diri sendiri,” katanya.

    Di tengah tantangan sosial, politik, dan keagamaan yang kian kompleks, NU dituntut untuk menjaga soliditas internal. Percepatan muktamar, sebagaimana disuarakan sejumlah kalangan pesantren, dipandang sebagai salah satu upaya untuk menghentikan konflik dan mengembalikan NU pada peran strategisnya sebagai penyangga moderasi Islam dan perekat kebangsaan.

    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Pinterest Tumblr Bluesky Threads Email Copy Link
    redaksi
    • Website

    Related Posts

    Ribuan Pelajar Adu Skill di Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Siapa Juara?

    Oktober 12, 2026

    RSUD Tjitrowardojo Purworejo Buka 83 Formasi, Pendaftaran Dimulai 11 Oktober

    Oktober 7, 2026

    Gaya Unik Pejabat Publik: Ketua DPRD Purworejo Tunaryo Mulai Aktif Main TikTok

    Oktober 7, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Bukan Sekadar Memimpin, Nurida Umiyati Utami Punya Cara Sendiri Membangun Desa Polowangi

    September 19, 202678 Views

    Dari Mengejar Peluang, Evelyn Imeldinata Kini Pilih Menciptakannya

    September 18, 202646 Views

    Pengalaman Makkah Membentuk Kepemimpinan Mutammimul masholih Azhar

    Januari 8, 202625 Views
    Don't Miss

    Ribuan Pelajar Adu Skill di Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Siapa Juara?

    redaksiOktober 12, 2026

    Ribuan pelajar adu skill di Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026. Simak daftar juara enam kategori dari empat gim yang dipertandingkan.

    RSUD Tjitrowardojo Purworejo Buka 83 Formasi, Pendaftaran Dimulai 11 Oktober

    Oktober 7, 2026

    Gaya Unik Pejabat Publik: Ketua DPRD Purworejo Tunaryo Mulai Aktif Main TikTok

    Oktober 7, 2026

    FIAS GYM Buka Cabang Kedua di Karet Tengsin, Hadirkan Konsep Private Gym

    Oktober 5, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Top Trending
    Most Popular

    Bukan Sekadar Memimpin, Nurida Umiyati Utami Punya Cara Sendiri Membangun Desa Polowangi

    September 19, 202678 Views

    Dari Mengejar Peluang, Evelyn Imeldinata Kini Pilih Menciptakannya

    September 18, 202646 Views

    Pengalaman Makkah Membentuk Kepemimpinan Mutammimul masholih Azhar

    Januari 8, 202625 Views
    Our Picks

    Ribuan Pelajar Adu Skill di Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Siapa Juara?

    Oktober 12, 2026

    RSUD Tjitrowardojo Purworejo Buka 83 Formasi, Pendaftaran Dimulai 11 Oktober

    Oktober 7, 2026

    Gaya Unik Pejabat Publik: Ketua DPRD Purworejo Tunaryo Mulai Aktif Main TikTok

    Oktober 7, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok
    • Tentang
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    LensaRepublik.com | PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.