Jakarta, LensaRepublik.com – Perjalanan karier Perdana Bintang Rinaldi mencerminkan dinamika generasi muda yang tumbuh seiring perkembangan industri digital. Pemuda asal Padang ini memulai kiprahnya di ibu kota melalui dunia esport, sebelum beralih ke balik layar sebagai penyelenggara kegiatan, dan kini aktif di ranah agensi digital sebagai Chief Business Officer (CBO) di Buruandigital.
Perdana pertama kali terjun ke ekosistem esport profesional pada 2018. Selama dua tahun, hingga 2020, ia aktif sebagai pemain di pro scene di tengah pertumbuhan pesat industri esport nasional. Rutinitas latihan, kompetisi, dan tuntutan performa menjadi bagian dari kesehariannya.
“Dari dunia esport saya belajar disiplin, kerja tim, dan cara menghadapi tekanan. Itu bukan sekadar bermain, tapi soal konsistensi dan strategi,” kata Perdana.
Pada 2020, ia memutuskan berhenti sebagai pemain. Keputusan tersebut menjadi titik balik dalam perjalanan kariernya. Alih-alih meninggalkan dunia esport, Perdana memilih tetap berada di ekosistem tersebut dengan berpindah ke peran event organizer. Sejak saat itu, ia terlibat dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan dan turnamen esport di arena kompetitif.
Peran di balik layar memperkenalkannya pada aspek manajerial industri. Ia terlibat dalam pengelolaan teknis acara, koordinasi tim, serta komunikasi dengan berbagai pihak. Dari pengalaman ini, Perdana memahami bahwa keberhasilan industri tidak hanya ditentukan oleh performa pemain, tetapi juga oleh sistem kerja yang tertata.
“Saat berhenti jadi pemain, saya sadar ingin tetap berada di ekosistem yang dinamis. Di balik layar justru saya belajar lebih banyak tentang pengelolaan dan tanggung jawab,” ujarnya.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting ketika ia mulai melangkah ke dunia digital yang lebih luas. Pada 2024, Perdana bergabung dengan Buruandigital, sebuah agensi yang bergerak di bidang strategi dan pengembangan bisnis digital. Di perusahaan ini, ia dipercaya mengemban peran sebagai Chief Business Officer.
Sebagai CBO, Perdana berperan dalam pengembangan bisnis, penguatan relasi klien, serta penyusunan strategi pertumbuhan usaha. Ia menilai dunia digital memiliki karakter yang tidak jauh berbeda dengan esport, terutama dalam hal kecepatan membaca peluang dan ketepatan mengambil keputusan.
“Di peran bisnis, tantangannya adalah membaca kebutuhan klien sekaligus arah pasar. Tidak bisa mengandalkan intuisi saja, semuanya harus berbasis data dan perhitungan,” kata Perdana.
Menurutnya, perubahan tren dan perilaku pasar digital menuntut strategi yang fleksibel dan berkelanjutan. Pendekatan yang efektif pada satu periode belum tentu relevan pada periode berikutnya. Prinsip evaluasi berkelanjutan yang ia pelajari dari dunia esport menjadi dasar dalam mengelola strategi bisnis.
Perjalanan Perdana dari pemain profesional, penyelenggara event, hingga eksekutif bisnis mencerminkan pola karier generasi muda urban yang semakin adaptif. Jalur karier tidak lagi bersifat linier, melainkan berkembang mengikuti perubahan industri dan peluang yang ada.
Merantau dari Padang ke Jakarta membentuk karakter profesionalnya. Hidup di ibu kota menuntut kesiapan menghadapi persaingan dan ketidakpastian. “Merantau mengajarkan saya untuk cepat beradaptasi dan tidak takut mencoba hal baru,” tuturnya.
Kini, Perdana lebih banyak bekerja di balik layar. Meski jarang tampil di ruang publik, perannya berpengaruh dalam menentukan arah pengembangan bisnis Buruandigital. Bagi Perdana Bintang Rinaldi, karier adalah proses berkelanjutan yang bergerak seiring perubahan zaman dan tantangan industri digital.







