Jakarta, LensaRepublik.com – Google merilis laporan tahunan Year in Search 2025 yang menunjukkan meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap olahraga, terutama dua cabang yang mencuat sebagai yang paling banyak dicari: lari dan padel. Keduanya menggeser sejumlah olahraga populer lain dan menjadi fenomena baru di ruang digital.
Google Indonesia mengungkapkan bahwa kategori pencarian olahraga mengalami perubahan besar tahun ini. Lari yang sebelumnya sudah stabil kini melonjak tajam, sementara padel muncul sebagai cabang yang tiba-tiba naik daun dan menduduki posisi atas. Lonjakan pencarian ini mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin fokus pada aktivitas fisik dan kesehatan.
Dalam laporan tersebut, Google mencatat kata kunci terkait lari paling banyak didominasi seputar cara memulai latihan, teknik meningkatkan kecepatan, jadwal event, hingga perlengkapan seperti sepatu dan smartwatch. Popularitas komunitas lari di kota-kota besar juga berkontribusi pada naiknya pencarian. Berbagai event seperti Jakarta Marathon, Borobudur Marathon, hingga fun run tematik di berbagai daerah disebut menjadi pemicu minat masyarakat.
Sementara itu, olahraga padel menjadi kejutan besar tahun ini. Meskipun baru mulai dikenal publik beberapa tahun terakhir, padel kini telah menjadi salah satu kata kunci olahraga yang paling cepat pertumbuhannya. Banyak masyarakat mencari informasi mengenai cara bermain, biaya sewa lapangan, jenis raket, hingga aturan dasar permainan. Pertumbuhan klub padel yang menjamur di Jakarta, Bali, Surabaya, dan Medan juga memperkuat tren ini.
Pengamat kebugaran menilai bahwa naiknya popularitas padel dipengaruhi oleh karakter olahraga tersebut yang dinilai lebih mudah dipelajari dibanding tenis dan cocok untuk dimainkan dalam kelompok kecil. “Padel punya elemen fun yang tinggi. Banyak orang mencoba karena ingin olahraga sambil bersosialisasi,” ujar salah satu analis industri olahraga.
Tren pencarian juga menunjukkan meningkatnya minat pada pilates, terutama terkait perbaikan postur dan rehabilitasi tubuh. Sementara itu, pencarian terkait maraton internasional meningkat seiring banyaknya pelari Indonesia yang mulai mengikuti ajang luar negeri seperti Tokyo Marathon dan Berlin Marathon.
Google menyimpulkan bahwa pola pencarian olahraga tahun ini mencerminkan masyarakat Indonesia yang semakin aktif, terhubung, dan selektif dalam memilih gaya hidup sehat. Dengan meningkatnya fasilitas olahraga dan komunitas aktif di berbagai daerah, tren positif ini diprediksi akan terus berkembang pada 2026.







