Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ribuan Pelajar Adu Skill di Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Siapa Juara?

    Oktober 12, 2026

    RSUD Tjitrowardojo Purworejo Buka 83 Formasi, Pendaftaran Dimulai 11 Oktober

    Oktober 7, 2026

    Gaya Unik Pejabat Publik: Ketua DPRD Purworejo Tunaryo Mulai Aktif Main TikTok

    Oktober 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Lensa Republik
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Tentang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Subscribe
    • Nasional
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Olahraga
    • Tokoh
    • Politik
    • Tentang
    Lensa Republik
    Home»Tokoh»Sherly Tjoanda Laos: Jalan Sunyi Menuju Puncak
    Tokoh

    Sherly Tjoanda Laos: Jalan Sunyi Menuju Puncak

    redaksiBy redaksiDesember 27, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read9 Views
    Share Facebook Bluesky Pinterest Threads Telegram Twitter Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Add as Preferred on Google Google News Flipboard
    Share
    Facebook Pinterest Bluesky Threads Email Copy Link

    Resensi Buku

    Jakarta, LensaRepublik.com – Buku Sherly Tjoanda Laos: Jalan Sunyi Menuju Puncak menghadirkan potret kepemimpinan perempuan dengan pendekatan yang tenang dan reflektif. Disusun oleh Ilhan Erda dan Alwin Kamal, buku ini tidak sekadar merekam perjalanan hidup Sherly Tjoanda Laos sebagai figur publik, tetapi juga menggali nilai-nilai yang membentuk cara berpikir, bersikap, dan mengambil keputusan dalam kehidupan pribadi maupun ruang publik.

    Sejak judulnya, buku ini mengajak pembaca memahami bahwa kepemimpinan tidak selalu lahir dari sorotan dan kebisingan. “Jalan sunyi” menjadi metafora bagi proses panjang yang dijalani Sherly sebuah perjalanan yang dibangun melalui ketekunan, kesadaran nilai, serta kemampuan untuk memaknai setiap fase kehidupan. Meski masih berupa draf, narasi buku ini terasa matang dan konsisten dalam menjaga alur reflektifnya.

    Alih-alih disusun secara kronologis dan kaku, buku ini lebih menyerupai perjalanan batin. Sherly Tjoanda tidak ditampilkan hanya sebagai anak, istri, atau pejabat publik, melainkan sebagai individu dengan kedalaman pemikiran yang dibentuk oleh pendidikan lintas budaya dan pengalaman hidup yang beragam. Pendekatan ini membuat pembaca melihat sosok Sherly secara lebih utuh dan manusiawi.

    Salah satu tema kuat dalam buku ini adalah gagasan tentang kepemimpinan yang tidak menindas. Sherly digambarkan mengedepankan nilai empati, ketenangan, dan kemampuan mendengar. Kepemimpinan, dalam perspektif buku ini, bukan soal siapa yang paling lantang bersuara, melainkan siapa yang mampu membangun kepercayaan dan menghadirkan rasa aman bagi orang-orang di sekitarnya.

    Kisah pertemuan dan perjalanan hidup Sherly bersama Benny Laos dituturkan secara sederhana dan tanpa dramatisasi. Narasi ini memperlihatkan bagaimana relasi personal, nilai keluarga, dan ketulusan menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter dan sikap Sherly di ruang publik. Cerita cinta tidak diposisikan sebagai pusat, tetapi sebagai bagian dari proses pembentukan nilai hidup.

    Buku ini juga mengulas pandangan Sherly tentang peran perempuan, pentingnya pendidikan lintas budaya, serta tantangan menjaga jati diri di tengah dunia yang semakin pragmatis dan serba instan. Isu-isu tersebut disajikan secara reflektif, relevan dengan realitas sosial, dan tidak terjebak pada jargon normatif.

    Sejumlah tokoh nasional turut memberikan testimoni yang memperkuat pesan buku. Dahlan Iskan menilai Sherly sebagai pemimpin yang membangun kepercayaan, bukan ketakutan. Najwa Shihab melihatnya sebagai representasi perempuan tangguh yang membawa perubahan nilai dalam politik lokal. Sementara Yenny Wahid menyebut Sherly sebagai simbol pergeseran dari politik maskulin menuju kepemimpinan yang lebih empatik dan berorientasi pada pemulihan sosial.

    Dengan ketebalan sekitar 100 halaman, Sherly Tjoanda Laos: Jalan Sunyi Menuju Puncak tergolong ringkas, namun padat makna. Buku ini tidak hanya relevan bagi masyarakat Maluku Utara, tetapi juga bagi pembaca di berbagai daerah yang ingin memahami kepemimpinan dari perspektif kemanusiaan. Sherly Tjoanda Laos digambarkan sebagai sosok yang memaknai perannya sebagai pelayan bagi lebih dari 1,28 juta rakyat, bukan sekadar simbol kemenangan demokrasi.

    Pada akhirnya, buku ini bukan hanya tentang sosok Sherly Tjoanda Laos. Ia menjadi refleksi tentang bagaimana sebuah perjalanan hidup dapat dijalani dengan kesabaran, keteguhan, dan kesadaran nilai. Sebuah bacaan yang mengingatkan bahwa dalam kepemimpinan, jalan sunyi kerap justru melahirkan makna paling dalam.

    Judul: Sherly Tjoanda Laos: Jalan Sunyi Menuju Puncak
    Penyusun: Ilhan Erda & Alwin Kamal
    Penerbit: Draft CMG Publishing & Literacy – Jakarta
    Tahun Terbit: 2025

    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Pinterest Tumblr Bluesky Threads Email Copy Link
    redaksi
    • Website

    Related Posts

    Devrin Cahyanto Pratama dan Perjalanan Mengelola Beragam Event

    September 30, 2026

    Bukan Sekadar Memimpin, Nurida Umiyati Utami Punya Cara Sendiri Membangun Desa Polowangi

    September 19, 2026

    Diana Dewi Terima Gelar Kanjeng Mas Tumenggung dari Keraton Surakarta

    Juni 20, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Bukan Sekadar Memimpin, Nurida Umiyati Utami Punya Cara Sendiri Membangun Desa Polowangi

    September 19, 202678 Views

    Dari Mengejar Peluang, Evelyn Imeldinata Kini Pilih Menciptakannya

    September 18, 202646 Views

    Pengalaman Makkah Membentuk Kepemimpinan Mutammimul masholih Azhar

    Januari 8, 202625 Views
    Don't Miss

    Ribuan Pelajar Adu Skill di Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Siapa Juara?

    redaksiOktober 12, 2026

    Ribuan pelajar adu skill di Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026. Simak daftar juara enam kategori dari empat gim yang dipertandingkan.

    RSUD Tjitrowardojo Purworejo Buka 83 Formasi, Pendaftaran Dimulai 11 Oktober

    Oktober 7, 2026

    Gaya Unik Pejabat Publik: Ketua DPRD Purworejo Tunaryo Mulai Aktif Main TikTok

    Oktober 7, 2026

    FIAS GYM Buka Cabang Kedua di Karet Tengsin, Hadirkan Konsep Private Gym

    Oktober 5, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Top Trending
    Most Popular

    Bukan Sekadar Memimpin, Nurida Umiyati Utami Punya Cara Sendiri Membangun Desa Polowangi

    September 19, 202678 Views

    Dari Mengejar Peluang, Evelyn Imeldinata Kini Pilih Menciptakannya

    September 18, 202646 Views

    Pengalaman Makkah Membentuk Kepemimpinan Mutammimul masholih Azhar

    Januari 8, 202625 Views
    Our Picks

    Ribuan Pelajar Adu Skill di Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Siapa Juara?

    Oktober 12, 2026

    RSUD Tjitrowardojo Purworejo Buka 83 Formasi, Pendaftaran Dimulai 11 Oktober

    Oktober 7, 2026

    Gaya Unik Pejabat Publik: Ketua DPRD Purworejo Tunaryo Mulai Aktif Main TikTok

    Oktober 7, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok
    • Tentang
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    LensaRepublik.com | PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.