Cirebon, LensaRepublik.com – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta – Jawa Barat menyiagakan sejumlah posko jalur mudik Lebaran 2026 di berbagai titik strategis. Salah satu posko tersebut berada di kawasan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat.

Posko yang berada di bawah koordinasi PPK 1.3 itu berlokasi di Gang Pelita, Pegambiran, Lemahwungkuk. Bangunan posko berukuran sekitar 9 x 9 meter dan disiapkan sebagai pusat pemantauan kondisi jalan nasional sekaligus titik koordinasi petugas selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.

Berdasarkan pantauan di lapangan, posko tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung bagi petugas. Fasilitas tersebut antara lain area istirahat, ruang ibadah, peralatan keselamatan kerja, area bermain anak, hingga sarana informasi kondisi lalu lintas di jalur nasional.

Keberadaan posko ini dinilai penting karena jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat, khususnya wilayah Cirebon, menjadi salah satu lintasan utama yang dilalui pemudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Setiap musim mudik Lebaran, volume kendaraan di jalur tersebut biasanya meningkat signifikan.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta – Jawa Barat, Rina Kumala Sari, S.T., M.T., mengatakan posko tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional menjelang musim mudik.

“Posko ini kami siapkan sebagai pusat koordinasi lapangan untuk memastikan kondisi jalan nasional tetap aman dan layak dilalui pemudik, khususnya di jalur Pantura yang merupakan salah satu jalur favorit saat musim mudik,” ujar Rina.

Ia menjelaskan, BBPJN telah menyiagakan petugas yang akan berjaga secara bergiliran selama periode arus mudik hingga arus balik Lebaran. Para petugas bertugas memantau kondisi jalan, mengawasi potensi kerusakan, serta melakukan penanganan cepat apabila terjadi gangguan di jalur nasional.

“Petugas kami berjaga secara shift selama 24 jam untuk memantau kondisi jalan, melakukan perbaikan darurat jika diperlukan, serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait apabila terjadi gangguan lalu lintas,” katanya.

Selain berfungsi sebagai pusat pemantauan, posko tersebut juga menyediakan informasi bagi masyarakat yang melintas di jalur nasional wilayah Cirebon. Pengendara dapat memperoleh informasi mengenai kondisi jalan, titik rawan kemacetan, hingga jalur alternatif yang dapat digunakan apabila terjadi kepadatan kendaraan.

BBPJN juga memastikan kesiapan infrastruktur jalan di kawasan tersebut melalui sejumlah langkah, mulai dari perbaikan permukaan jalan, pengecekan marka dan rambu lalu lintas, hingga pembersihan saluran drainase guna mengantisipasi genangan air saat hujan.

Selain di Cirebon, BBPJN DKI Jakarta Jawa Barat juga menyiapkan sejumlah posko lain di berbagai wilayah guna memastikan respons cepat apabila terjadi kerusakan jalan maupun kondisi darurat yang dapat mengganggu kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini