Tangerang Selatan, LensaRepublik.com – Merantau jauh dari kampung halaman tak membuat warga Purworejo kehilangan semangat untuk menjaga persaudaraan. Sekitar 40 paguyuban dan komunitas warga Purworejo di wilayah Jabodetabek berkumpul dalam rangkaian kegiatan Piala Sedulur Purworejo.
Digelar sebagai ajang olahraga dan silaturahmi, kegiatan tersebut mempertemukan warga Purworejo dari berbagai latar belakang. Sejumlah cabang olahraga dan permainan turut dipertandingkan, mulai dari biliar, bulu tangkis, tenis meja, catur hingga Mobile Legends.
Sekretaris Jenderal Perkumpulan Keluarga Besar Purworejo (Pakuwojo), Rohmadi Abdul Kohar, mengatakan Piala Sedulur Purworejo tidak hanya berorientasi pada kompetisi. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarpaguyuban warga Purworejo yang berada di perantauan.
“Pertandingan ini bukan hanya mencari siapa juara atau pemenangnya, tetapi tujuan utama kami adalah bagaimana kita menjalin silaturahmi antar-paguyuban Purworejo di Jabodetabek,” ujar Rohmadi saat pembukaan Piala Sedulur Purworejo, Sabtu (26/9/2026).
Rohmadi menyebut keterlibatan sekitar 40 paguyuban dan komunitas menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan. Ia berharap konsolidasi tersebut dapat menjadi modal untuk menghadirkan kegiatan yang lebih besar bagi masyarakat Purworejo di Jabodetabek.
Tak berhenti pada turnamen olahraga, Rohmadi mengungkapkan adanya gagasan untuk menggelar silaturahmi akbar yang mempertemukan warga Purworejo se-Jabodetabek. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menghimpun lebih banyak perantau dalam satu momentum kebersamaan.
“Wacana jangka panjang kita ingin mengumpulkan semua warga Purworejo di Jabodetabek dalam satu kumpul besar. Semoga dalam beberapa tahun ke depan acara seperti itu bisa terlaksana,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, mengapresiasi penyelenggaraan Piala Sedulur Purworejo. Ia menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Purworejo terhadap kegiatan positif yang digagas warga di perantauan.
“Atas nama Bupati Purworejo Ibu Hj. Yuli Hastuti, Wakil Bupati Bapak Dion Agasi Setiabudi, serta Sekretaris Daerah, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya,” ujarnya.
Bangun menilai olahraga bukan semata tentang kemenangan. Selain menjaga kesehatan fisik dan pikiran, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana memperkuat persaudaraan antarsesama warga Purworejo.
Hal senada disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Purworejo Tunaryo. Ia mengapresiasi panitia yang telah menghadirkan Turnamen Biliar Piala Sedulur Purworejo dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.
“Saya atas nama pribadi maupun lembaga DPRD Kabupaten Purworejo mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, ketua, dan jajarannya atas terselenggaranya Turnamen Piala Sedulur Purworejo,” kata Tunaryo.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung sportivitas selama pertandingan. Sebab, bagi warga Purworejo di perantauan, kemenangan bukan menjadi satu-satunya tujuan.
“Kemenangan memang bonus, tetapi persaudaraan adalah yang paling utama,” ujarnya.
