Purworejo, LensaRepublik.com – RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo membuka pengadaan tenaga profesional 2026 dengan menyediakan 83 formasi. Sebanyak 69 formasi diperuntukkan bagi tenaga kesehatan dan 14 lainnya untuk tenaga nonkesehatan.
Pengumuman rekrutmen disampaikan pada Kamis (8/10/2026) pukul 00.00 WIB melalui siaran langsung. Pendaftaran dan pengunggahan dokumen peserta mulai dibuka pada Minggu (11/10/2026).
Wakil Direktur Umum dan Keuangan sekaligus Ketua Panitia Pengadaan, dr. Doni, mengatakan formasi yang dibuka memiliki kualifikasi pendidikan beragam, mulai SMA/SMK hingga S2.
“Tidak menerima pendaftaran manual atau offline,” kata Doni.
Informasi mengenai formasi, persyaratan, jadwal, serta tahapan seleksi dapat diakses melalui portal resmi RSUD dr. Tjitrowardojo pada 8 – 17 Oktober 2026.
Tahap seleksi administrasi berlangsung hingga 14 Oktober. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 15 Oktober. Peserta yang dinyatakan lolos administrasi kemudian mengikuti Tes Tahap I atau Kemampuan Dasar menggunakan Computer Assisted Test (CAT) pada 16 – 17 Oktober.
Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo, dr. Tolkha Amaruddin, Sp.THT., M.Kes., C.Med.Sp.Kes., menegaskan proses pengadaan harus berjalan transparan, objektif, dan akuntabel.
Tolkha mengatakan penilaian peserta dilakukan berdasarkan kompetensi dan kebutuhan rumah sakit. Ia juga menegaskan tidak ada ruang bagi konflik kepentingan, pungutan tidak sah, penggunaan perantara, maupun pihak yang menjanjikan kelulusan.
Masyarakat dan calon pelamar diminta mewaspadai pihak yang mengaku memiliki akses khusus ke panitia atau dapat memastikan seseorang diterima. Peserta juga diingatkan tidak memberikan uang kepada pihak yang menawarkan bantuan untuk meloloskan diri dalam seleksi.
Seluruh informasi dan perkembangan proses pengadaan akan disampaikan melalui kanal resmi RSUD dr. Tjitrowardojo. Pelamar diminta memeriksa informasi secara berkala dan mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan panitia.
Pembukaan 83 formasi tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di RSUD dr. Tjitrowardojo. Dengan waktu pendaftaran dan seleksi yang terbatas, calon peserta perlu memastikan dokumen telah sesuai dengan persyaratan sebelum diunggah.
Panitia kembali mengingatkan peserta agar tidak mudah percaya terhadap informasi dari pihak di luar kanal resmi rumah sakit. Proses seleksi dilakukan melalui tahapan yang telah ditentukan dan tidak menggunakan jalur khusus untuk menjamin kelulusan.
Calon pelamar dapat mempelajari seluruh ketentuan sebelum mendaftar agar tidak mengalami kendala administratif. Informasi resmi mengenai rekrutmen menjadi acuan utama selama seluruh rangkaian pengadaan berlangsung.
