Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bukan Sekadar Memimpin, Nurida Umiyati Utami Punya Cara Sendiri Membangun Desa Polowangi

    September 19, 2026

    Dari Mengejar Peluang, Evelyn Imeldinata Kini Pilih Menciptakannya

    September 18, 2026

    Piala Sedulur Purworejo 2026: Merawat Persaudaraan di Tanah Rantau

    September 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Lensa Republik
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Tentang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Subscribe
    • Nasional
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Olahraga
    • Tokoh
    • Politik
    • Tentang
    Lensa Republik
    Home»Nasional»Penunjukan Panitia Muktamar NU 2026 Didahului, Kang Penyok Soroti Kepatutan Prosedur
    Nasional

    Penunjukan Panitia Muktamar NU 2026 Didahului, Kang Penyok Soroti Kepatutan Prosedur

    redaksiBy redaksiApril 1, 2026Updated:April 1, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
    Share Facebook Bluesky Pinterest Threads Telegram Twitter Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Add as Preferred on Google Google News Flipboard
    Share
    Facebook Pinterest Bluesky Threads Email Copy Link

    Jakarta, Lensarepublik.com – Penunjukan sebagai Ketua Panitia Muktamar ke-35 tahun 2026 memunculkan perhatian di kalangan internal. Keputusan tersebut diambil sebelum pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama, yang selama ini kerap menjadi bagian dari tahapan menuju muktamar.

    Mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memiliki kewenangan untuk membentuk perangkat organisasi, termasuk panitia pelaksana kegiatan nasional. Dengan dasar tersebut, penunjukan panitia dinilai memiliki landasan formal.

    Warga nahdliyin urban, kang penyok, menyebut langkah itu tidak bisa serta-merta dinilai menyalahi aturan. “Secara AD/ART, kewenangan pembentukan panitia memang ada di PBNU. Jadi dalam konteks formal, ini sah,” ujarnya saat dihubungi, Rabu, 1 April 2026.

    Namun, kang penyok menekankan bahwa dalam praktik organisasi, terdapat dimensi lain yang tidak kalah penting, yakni kepatutan dalam tradisi musyawarah NU. Selama ini, Munas Alim Ulama lazim menjadi forum awal yang mengonsolidasikan arah kebijakan sebelum tahapan teknis muktamar dimulai.

    “Biasanya ada urutan yang dijaga, Munas dulu sebagai forum konsolidasi, baru kemudian tahapan teknis seperti pembentukan panitia. Ini yang sekarang menjadi perhatian,” kata dia.

    Menurut kang penyok, perbedaan pola tersebut bukan semata persoalan benar atau salah, melainkan soal bagaimana organisasi menjaga keseimbangan antara kewenangan formal dan legitimasi kultural.

    “Muktamar itu forum tertinggi. Setiap tahapannya bukan hanya administratif, tapi juga punya dimensi legitimasi. Karena itu, aspek kepatutan tetap perlu diperhatikan,” ujarnya.

    Di sisi lain, ia menilai penunjukan panitia lebih awal dapat dipahami sebagai bagian dari upaya percepatan persiapan. Muktamar NU merupakan agenda berskala besar yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai daerah, sehingga membutuhkan perencanaan matang sejak dini.

    “Kalau ini bagian dari efektivitas, tentu bisa dipahami. Tapi tetap perlu ada penjelasan agar tidak menimbulkan tafsir yang berbeda di kalangan warga,” kata kang penyok.

    Ia juga menegaskan bahwa sikap kritis terhadap dinamika organisasi merupakan hal yang wajar, selama disampaikan dalam koridor adab dan berbasis aturan. Kritik, menurut dia, seharusnya diarahkan pada prosedur, bukan personal.

    “Kritis itu bagian dari menjaga organisasi. Tapi yang dikritisi adalah prosesnya, bukan orangnya,” ujarnya.

    Hingga kini, PBNU belum memberikan penjelasan rinci terkait alasan penunjukan panitia sebelum Munas. Minimnya komunikasi dinilai berpotensi memunculkan spekulasi di kalangan warga nahdliyin.

    Muktamar NU 2026 dijadwalkan berlangsung pada pertengahan tahun dan akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi ke depan. Dinamika yang muncul menjelang forum tersebut dinilai sebagai bagian dari proses penguatan tata kelola organisasi, sepanjang tetap berada dalam koridor aturan dan tradisi yang dijaga bersama.

    muktamar nu Nasional news nu
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Pinterest Tumblr Bluesky Threads Email Copy Link
    redaksi
    • Website

    Related Posts

    Dari Mengejar Peluang, Evelyn Imeldinata Kini Pilih Menciptakannya

    September 18, 2026

    Piala Sedulur Purworejo 2026: Merawat Persaudaraan di Tanah Rantau

    September 7, 2026

    Hari Veteran Nasional, Wali Kota Bandung Ajak Generasi Muda Teladani Perjuangan Veteran

    Agustus 11, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Bukan Sekadar Memimpin, Nurida Umiyati Utami Punya Cara Sendiri Membangun Desa Polowangi

    September 19, 202674 Views

    Dari Mengejar Peluang, Evelyn Imeldinata Kini Pilih Menciptakannya

    September 18, 202643 Views

    Piala Sedulur Purworejo 2026: Merawat Persaudaraan di Tanah Rantau

    September 7, 20269 Views
    Don't Miss

    Bukan Sekadar Memimpin, Nurida Umiyati Utami Punya Cara Sendiri Membangun Desa Polowangi

    redaksiSeptember 19, 2026

    Nurida Umiyati Utami membangun Desa Polowangi, Purworejo, melalui pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, UMKM, pendidikan, hingga penguatan ekonomi desa.

    Dari Mengejar Peluang, Evelyn Imeldinata Kini Pilih Menciptakannya

    September 18, 2026

    Piala Sedulur Purworejo 2026: Merawat Persaudaraan di Tanah Rantau

    September 7, 2026

    Hari Veteran Nasional, Wali Kota Bandung Ajak Generasi Muda Teladani Perjuangan Veteran

    Agustus 11, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Top Trending
    Most Popular

    Bukan Sekadar Memimpin, Nurida Umiyati Utami Punya Cara Sendiri Membangun Desa Polowangi

    September 19, 202674 Views

    Dari Mengejar Peluang, Evelyn Imeldinata Kini Pilih Menciptakannya

    September 18, 202643 Views

    Piala Sedulur Purworejo 2026: Merawat Persaudaraan di Tanah Rantau

    September 7, 20269 Views
    Our Picks

    Bukan Sekadar Memimpin, Nurida Umiyati Utami Punya Cara Sendiri Membangun Desa Polowangi

    September 19, 2026

    Dari Mengejar Peluang, Evelyn Imeldinata Kini Pilih Menciptakannya

    September 18, 2026

    Piala Sedulur Purworejo 2026: Merawat Persaudaraan di Tanah Rantau

    September 7, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok
    • Tentang
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    LensaRepublik.com | PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.