Depok, LensaRepublik.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok kembali menyalurkan bantuan permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Bantuan UMKM Binaan Tahap IV. Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan ekonomi masyarakat sekaligus memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha kecil di Kota Depok.
Penyaluran bantuan dilaksanakan dalam kegiatan Sosialisasi Komunikasi (Soskom) yang dirangkaikan dengan rapat persiapan musyawarah masyarakat di kediaman Ketua DPC PPP Kota Depok, Prof. H. Mazhab HM, di Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Minggu (5/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 pelaku UMKM menerima bantuan permodalan. Program ini merupakan bagian dari penyaluran bertahap yang ditujukan kepada pelaku usaha di 11 kecamatan di Kota Depok. Besaran bantuan disesuaikan dengan hasil pendataan dan survei yang dilakukan pengurus DPC bersama pengurus tingkat kecamatan (PAC).
Ketua DPC PPP Kota Depok, Prof. H. Mazhab HM, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen partainya untuk menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro yang membutuhkan tambahan modal agar usahanya dapat berkembang.
“Program bantuan UMKM ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kami kepada masyarakat. Kami ingin pelaku usaha memiliki tambahan modal untuk mengembangkan usahanya sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” kata Mazhab.
Ia menegaskan, proses penyaluran bantuan dilakukan tanpa persyaratan yang berbelit. Namun, penerima diharapkan memanfaatkan dana tersebut sebagai modal usaha, bukan untuk kebutuhan konsumtif.
Menurut Mazhab, pemberdayaan UMKM menjadi salah satu sektor yang terus didorong karena memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, program bantuan akan dilanjutkan secara bertahap agar semakin banyak pelaku usaha yang memperoleh manfaat.
Selain menjalankan program pemberdayaan ekonomi, PPP Kota Depok juga melaksanakan sejumlah kegiatan sosial lainnya, seperti penanaman 1.000 pohon, pembagian 1.000 Al-Qur’an, serta berbagai kegiatan kemasyarakatan yang melibatkan warga di berbagai wilayah.
Kegiatan Soskom juga dimanfaatkan sebagai forum dialog antara masyarakat dengan wakil rakyat. Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pembangunan lingkungan, mulai dari perbaikan drainase, peningkatan kualitas jalan, hingga program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Ketua RT 009, Bayu Mintarga, mengapresiasi konsistensi Mazhab HM yang dinilai terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi.
“Selama hampir satu setengah tahun beliau konsisten membantu pelaku UMKM secara bertahap. Program ini dirasakan manfaatnya oleh warga, dan bukan hanya menjelang momentum politik. Selain itu, sejumlah aspirasi masyarakat seperti pembangunan drainase, pengaspalan jalan, hingga program RTLH juga mulai direalisasikan,” ujar Bayu.
Mazhab mengakui masih ada masyarakat yang belum memperoleh bantuan pada tahap keempat. Namun, ia memastikan program akan terus berlanjut sesuai kemampuan dan hasil pendataan di lapangan agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha.
Ia berharap keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi tersebut mampu memperkuat daya saing UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Depok.
“Kami ingin kehadiran PPP Kota Depok benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Program ini akan terus kami evaluasi dan lanjutkan agar semakin banyak warga yang dapat merasakan dampaknya,” kata Mazhab.
Melalui penyaluran bantuan permodalan yang dilakukan secara bertahap, PPP Kota Depok berharap pelaku UMKM memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usahanya, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat perekonomian keluarga di tengah tantangan ekonomi yang masih dihadapi masyarakat. (Red/Aswin)







