Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ribuan Pelajar Adu Skill di Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Siapa Juara?

    Oktober 12, 2026

    RSUD Tjitrowardojo Purworejo Buka 83 Formasi, Pendaftaran Dimulai 11 Oktober

    Oktober 7, 2026

    Gaya Unik Pejabat Publik: Ketua DPRD Purworejo Tunaryo Mulai Aktif Main TikTok

    Oktober 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Lensa Republik
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Tentang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Subscribe
    • Nasional
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Olahraga
    • Tokoh
    • Politik
    • Tentang
    Lensa Republik
    Home»Ekonomi»Target Ekonomi 2026 6%, Ajib Hamdani Ingatkan Risiko Nyata di Lapangan
    Ekonomi

    Target Ekonomi 2026 6%, Ajib Hamdani Ingatkan Risiko Nyata di Lapangan

    redaksiBy redaksiJanuari 1, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read0 Views
    Share Facebook Bluesky Pinterest Threads Telegram Twitter Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Add as Preferred on Google Google News Flipboard
    Share
    Facebook Pinterest Bluesky Threads Email Copy Link

    Jakarta, LensaRepublik.com – Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 6% pada 2026. Menteri Keuangan Republik Indonesia menyampaikan optimisme bahwa target tersebut dapat dicapai melalui percepatan belanja negara sejak awal tahun anggaran serta penguatan koordinasi kebijakan fiskal dan moneter.

    Optimisme pemerintah ini disampaikan seiring penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Pemerintah menilai stimulus fiskal dan kemudahan regulasi menjadi faktor penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

    Namun, asumsi pertumbuhan ekonomi yang disepakati pemerintah bersama DPR RI dalam RAPBN 2026 menunjukkan pendekatan yang lebih moderat. Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan berada di kisaran 5,4%. Proyeksi tersebut sejalan dengan perhitungan dunia usaha yang menilai tantangan struktural masih membayangi perekonomian nasional.

    Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ajib Hamdani mengatakan target pertumbuhan 6% memungkinkan dicapai, tetapi membutuhkan prasyarat kebijakan yang kuat dan konsisten. Menurutnya, dunia usaha cenderung mengambil sikap lebih berhati-hati.

    “Target 6% itu secara teori bisa dicapai, terutama jika belanja pemerintah dipercepat sejak awal tahun dan kebijakan fiskal serta moneter benar-benar berjalan selaras. Tapi dari perspektif dunia usaha, proyeksi di kisaran 5,0% sampai 5,4% masih lebih realistis,” kata Ajib kepada LensaRepublik.com, Kamis (1/1/2026).

    Ajib menjelaskan, sejumlah tantangan masih berpotensi menahan laju pertumbuhan ekonomi. Di antaranya adalah keterbatasan ruang fiskal, risiko shortfall penerimaan pajak, serta kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang belum sepenuhnya optimal sebagai motor pertumbuhan ekonomi.

    “Optimisme pemerintah perlu dibarengi perbaikan struktural. Tanpa itu, target pertumbuhan tinggi akan sulit dicapai secara berkelanjutan,” ujarnya.

    Pemerintah sendiri menempatkan percepatan belanja negara sebagai salah satu strategi utama untuk mendorong aktivitas ekonomi. Belanja negara diharapkan dapat menggerakkan sektor riil dan meningkatkan daya beli masyarakat. Namun Ajib menilai, kecepatan belanja harus diikuti dengan kualitas pengelolaan anggaran.

    “Bukan hanya soal belanja lebih cepat, tetapi belanja harus tepat sasaran dan berdampak langsung ke sektor produktif, terutama penciptaan lapangan kerja,” katanya.

    Masalah ketenagakerjaan juga menjadi sorotan dunia usaha. Ajib menilai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas harus tercermin dari meningkatnya penyerapan tenaga kerja formal. Saat ini, dominasi sektor informal masih menjadi tantangan besar bagi produktivitas ekonomi nasional.

    Selain itu, biaya usaha dinilai masih relatif tinggi. Beban regulasi, biaya logistik, energi, serta pembiayaan disebut menjadi faktor yang menekan daya saing pelaku usaha di dalam negeri.

    “Selama biaya usaha masih tinggi, ruang ekspansi dunia usaha akan terbatas. Efisiensi biaya harus menjadi agenda serius pemerintah,” ucap Ajib.

    Dari sisi jangka menengah, peningkatan produktivitas sumber daya manusia juga dinilai krusial. Ajib menekankan pentingnya penguatan keterkaitan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri, termasuk melalui pendidikan vokasi serta program peningkatan keterampilan tenaga kerja.

    Peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga dinilai strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi. Integrasi UMKM ke dalam rantai pasok nasional dan global, melalui kemitraan dengan BUMN dan swasta, diyakini dapat memperluas basis pertumbuhan.

    Ajib menambahkan, dialog yang berkelanjutan antara pemerintah dan dunia usaha diperlukan agar kebijakan ekonomi yang diambil sesuai dengan kondisi lapangan. Mekanisme umpan balik kebijakan dinilai penting untuk meminimalkan risiko yang tidak diantisipasi.

    Dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, Ajib menilai target pertumbuhan ekonomi 6% pada 2026 masih berada pada skenario optimistis. Sementara itu, proyeksi pertumbuhan di kisaran 5,0% hingga 5,4% dinilai lebih mencerminkan kehati-hatian dunia usaha dalam menghadapi dinamika ekonomi ke depan.

    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Pinterest Tumblr Bluesky Threads Email Copy Link
    redaksi
    • Website

    Related Posts

    KKPBM Targetkan Perluasan Anggota dari Komunitas Perantau Purworejo di Bekasi

    Juni 21, 2026

    Pasar Wisatawan Asing Dongkrak Penjualan, BintanTrip.id Jual 20 Ribu Paket

    April 1, 2026

    H-9 Lebaran, Tol Bekasi–Karawang Dipadati Truk Besar dan Kendaraan Logistik

    Maret 11, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Bukan Sekadar Memimpin, Nurida Umiyati Utami Punya Cara Sendiri Membangun Desa Polowangi

    September 19, 202678 Views

    Dari Mengejar Peluang, Evelyn Imeldinata Kini Pilih Menciptakannya

    September 18, 202646 Views

    Pengalaman Makkah Membentuk Kepemimpinan Mutammimul masholih Azhar

    Januari 8, 202625 Views
    Don't Miss

    Ribuan Pelajar Adu Skill di Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Siapa Juara?

    redaksiOktober 12, 2026

    Ribuan pelajar adu skill di Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026. Simak daftar juara enam kategori dari empat gim yang dipertandingkan.

    RSUD Tjitrowardojo Purworejo Buka 83 Formasi, Pendaftaran Dimulai 11 Oktober

    Oktober 7, 2026

    Gaya Unik Pejabat Publik: Ketua DPRD Purworejo Tunaryo Mulai Aktif Main TikTok

    Oktober 7, 2026

    FIAS GYM Buka Cabang Kedua di Karet Tengsin, Hadirkan Konsep Private Gym

    Oktober 5, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Top Trending
    Most Popular

    Bukan Sekadar Memimpin, Nurida Umiyati Utami Punya Cara Sendiri Membangun Desa Polowangi

    September 19, 202678 Views

    Dari Mengejar Peluang, Evelyn Imeldinata Kini Pilih Menciptakannya

    September 18, 202646 Views

    Pengalaman Makkah Membentuk Kepemimpinan Mutammimul masholih Azhar

    Januari 8, 202625 Views
    Our Picks

    Ribuan Pelajar Adu Skill di Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Siapa Juara?

    Oktober 12, 2026

    RSUD Tjitrowardojo Purworejo Buka 83 Formasi, Pendaftaran Dimulai 11 Oktober

    Oktober 7, 2026

    Gaya Unik Pejabat Publik: Ketua DPRD Purworejo Tunaryo Mulai Aktif Main TikTok

    Oktober 7, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok
    • Tentang
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    LensaRepublik.com | PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.