Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ribuan Pelajar Adu Skill di Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Siapa Juara?

    Oktober 12, 2026

    RSUD Tjitrowardojo Purworejo Buka 83 Formasi, Pendaftaran Dimulai 11 Oktober

    Oktober 7, 2026

    Gaya Unik Pejabat Publik: Ketua DPRD Purworejo Tunaryo Mulai Aktif Main TikTok

    Oktober 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Lensa Republik
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Tentang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Subscribe
    • Nasional
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Olahraga
    • Tokoh
    • Politik
    • Tentang
    Lensa Republik
    Home»Daerah»Gubernur Jateng Dorong Pemerataan Dokter Gigi Spesialis, Soroti 31 Puskesmas Masih Kekurangan Layanan
    Daerah

    Gubernur Jateng Dorong Pemerataan Dokter Gigi Spesialis, Soroti 31 Puskesmas Masih Kekurangan Layanan

    redaksiBy redaksiDesember 14, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read2 Views
    Share Facebook Bluesky Pinterest Threads Telegram Twitter Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Add as Preferred on Google Google News Flipboard
    Share
    Facebook Pinterest Bluesky Threads Email Copy Link

    Semarang, LensaRepublik.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta dilakukan pemerataan dokter spesialis gigi dan mulut di seluruh wilayah provinsi. Ia menyoroti masih adanya 31 puskesmas yang hingga kini belum memiliki dokter gigi spesialis, kondisi yang dinilai dapat menghambat upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

    Permintaan tersebut disampaikan Luthfi saat menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Jawa Tengah bersama pengurus cabang PDGI se-Jawa Tengah di Hotel Metro, Kota Semarang, Sabtu (13/12/2025). Dalam kesempatan itu, Luthfi menekankan pentingnya peran strategis profesi dokter gigi dalam sistem layanan kesehatan dasar.

    “Profesi kedokteran gigi ini penting. Masyarakat harus dilakukan upaya preemptif dan preventif. Orang di desa, sakit gigi baru periksa kalau sudah bengkak,” ujar Luthfi. Menurutnya, pola tersebut menunjukkan masih rendahnya literasi kesehatan gigi dan mulut, sehingga pencegahan belum menjadi kebiasaan.

    Luthfi mengakui beban kerja dokter gigi di puskesmas cukup berat. Dalam satu kecamatan, seorang dokter gigi kerap harus melayani warga dari banyak desa dengan jumlah pasien yang tinggi. Karena itu, ia mendorong penguatan peran organisasi profesi, khususnya PDGI, untuk membantu pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan layanan serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut.

    Selain pemerataan tenaga medis, Luthfi juga meminta PDGI Jawa Tengah memperluas program promotif dan preventif di masyarakat. Ia berharap edukasi kesehatan gigi dapat menjangkau hingga tingkat desa, sehingga masyarakat tidak lagi datang berobat dalam kondisi sakit parah, melainkan rutin melakukan pemeriksaan.

    Dalam forum tersebut, Luthfi juga meminta PDGI Jawa Tengah segera menyerahkan roadmap atau peta jalan pengembangan kedokteran gigi. Roadmap ini diharapkan dapat menjadi dasar pelibatan aktif PDGI dalam program dokter spesialis keliling atau Speling, yang saat ini menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

    “Selamat mengabdi untuk bangsa dan negara. Semoga pengurus baru memberikan manfaat bagi masyarakat Jawa Tengah,” kata Luthfi kepada jajaran pengurus PDGI yang baru dilantik.

    Sementara itu, Pengurus Besar PDGI mengapresiasi gagasan Ahmad Luthfi terkait program Speling. Sekretaris Jenderal PB PDGI, drg Eka, menilai program dokter spesialis keliling yang dikembangkan di Jawa Tengah merupakan terobosan yang patut dicontoh daerah lain di Indonesia.

    “Luar biasa yang dikembangkan di Jawa Tengah. Ada dokter spesialis keliling. Ini patut dicontoh daerah lain,” ujarnya. Ia berharap, dalam lima tahun ke depan, pengurus PDGI Jawa Tengah dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat.

    Sebagai informasi, hingga 5 November 2025, program Speling telah menjangkau 722 desa dengan total sasaran sekitar 73.813 jiwa. Program ini diharapkan terus diperluas untuk menjawab ketimpangan akses layanan kesehatan spesialis, termasuk di bidang kedokteran gigi dan mulut.

    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Pinterest Tumblr Bluesky Threads Email Copy Link
    redaksi
    • Website

    Related Posts

    Purworejo Dorong Koperasi Desa Merah Putih Kembali ke Jati Diri Ekonomi Kerakyatan

    Juli 15, 2026

    Bupati Cilacap Lantik 261 Pejabat, Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

    Desember 30, 2025

    Masjid Ar Rahman Resmi Berdiri, Bupati Malang Ajak Masjid Jadi Pusat Pendidikan dan Karakter

    Desember 14, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Bukan Sekadar Memimpin, Nurida Umiyati Utami Punya Cara Sendiri Membangun Desa Polowangi

    September 19, 202678 Views

    Dari Mengejar Peluang, Evelyn Imeldinata Kini Pilih Menciptakannya

    September 18, 202646 Views

    Pengalaman Makkah Membentuk Kepemimpinan Mutammimul masholih Azhar

    Januari 8, 202625 Views
    Don't Miss

    Ribuan Pelajar Adu Skill di Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Siapa Juara?

    redaksiOktober 12, 2026

    Ribuan pelajar adu skill di Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026. Simak daftar juara enam kategori dari empat gim yang dipertandingkan.

    RSUD Tjitrowardojo Purworejo Buka 83 Formasi, Pendaftaran Dimulai 11 Oktober

    Oktober 7, 2026

    Gaya Unik Pejabat Publik: Ketua DPRD Purworejo Tunaryo Mulai Aktif Main TikTok

    Oktober 7, 2026

    FIAS GYM Buka Cabang Kedua di Karet Tengsin, Hadirkan Konsep Private Gym

    Oktober 5, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Top Trending
    Most Popular

    Bukan Sekadar Memimpin, Nurida Umiyati Utami Punya Cara Sendiri Membangun Desa Polowangi

    September 19, 202678 Views

    Dari Mengejar Peluang, Evelyn Imeldinata Kini Pilih Menciptakannya

    September 18, 202646 Views

    Pengalaman Makkah Membentuk Kepemimpinan Mutammimul masholih Azhar

    Januari 8, 202625 Views
    Our Picks

    Ribuan Pelajar Adu Skill di Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Siapa Juara?

    Oktober 12, 2026

    RSUD Tjitrowardojo Purworejo Buka 83 Formasi, Pendaftaran Dimulai 11 Oktober

    Oktober 7, 2026

    Gaya Unik Pejabat Publik: Ketua DPRD Purworejo Tunaryo Mulai Aktif Main TikTok

    Oktober 7, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok
    • Tentang
    • Pedoman Siber
    • Redaksi
    LensaRepublik.com | PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.